Tips Menghitung Biaya Pernikahan Dengan Tepat

Menghitung Biaya Pernikahan
Menghitung Biaya Pernikahan

Pernikahan merupakan impian setiap orang. Terkadang ketika seorang pria sudah melamar gadis pujaan hatinya, kebingunganpun melanda. Pasalnya, terkadang biaya pernikahan yang dibutuhkan ternyata lebih besar dari perkiraan semula.

Menikah merupakan keputusan besar dan solusi terbaik bagi dua insan yang saling mencintai. Ikatan pernikahan menghalalkan cinta mereka. Hal ini tentu jauh lebih baik dan lebih mendatangkan berkah dari sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sayangnya, terkadang keinginan seseorang untuk menikah menemui jalan buntu karena terkendala ongkos ke pelaminan.

Ahmad Gozali, seorang perencana keuangan dari Zelts Consulting, menuturkan bayangan besarnya biaya pernikahan terkadang sering menjadikan ciut mereka yang sudah siap menikah. Padahal biaya resepsi masih bisa dinegosiasikan. “Justru yang prioritas adalah biaya hidup sesudah menikah,” ujarnya.

Mempersiapkan biaya pernikahan tentu saja merupakan hal paling mendasar bagi mereka yang ingin menuju jenjang tersebut. Persiapan bisa dimulai dengan menghitung biaya apa saja yang kira-kira harus dikeluarkan untuk menggelar resepsi. Lantas apa saja komponen biaya yang penting diperhatikan?

Gozali menjelaskan bahwa komponen paling pertama yang perlu diperhitungkan dan dimasukkan ke dalam biaya pernikahan adalah biaya konsumsi.

Ini adalah pos paling besar dalam resepsi pernikahan yang porsinya bisa mencapai 50 persen dari total anggaran. Kalau sudah bisa menghitung biaya ini, Anda dengan mudah bisa memperkirakan total biayanya dengan mudah.

BACA JUGA  Yang harus Anda lakukan setelah menentukan tanggal pernikahan

Untuk resepsi yang diadakan di rumah, misalnya, estimasi biaya untuk konsumsi diperkirakan berkisar Rp 25 juta, maka total biayanya berkisar Rp 50 juta.

“Tapi ini hanya angka perkiraan karena pada kenyataannya sangat tergantung dari daerah, kultur, dan jumlah undangan,” katanya.

Jika diadakan di gedung, menghitungnya bisa jauh lebih mudah. Biaya konsumsi adalah harga katering per porsi x 85 persen x 2 x jumlah undangan. Angka 85 persen merupakan tingkat kehadiran undangan.

Anda perlu undangan? Souvenir? Cek di sini gudangnya....

Adapun dikali 2 karena biasanya tamu yang terundang akan datang berpasangan. Dengan demikian, untuk memperkirakan total biaya bisa dikalikan lagi dengan 2.

Selain biaya resepsi, biaya pernikahan yang juga cukup besar dan tidak terduga adalah pengadaan seragam keluarga. Menurut Gozali, biaya ini sering membengkak karena perasaan tidak enak.

“Yang awalnya direncanakan hanya keluarga inti yang pakai seragam, bisa jadi 10 orang ditambah keluarga besar. Bahkan bisa menjadi puluhan setel seragam karena kalau satu sepupu dihitung,” ujarnya.

Selain biaya seragam, untuk perempuan biasanya masih ada penambahan lagi untuk biaya make-up per kepala. Jika ditotal, komponen biaya ini akan sangat besar.

BACA JUGA  Tiga Film Inspiratif untuk Tema Resepsi Pernikahan

Termasuk dalam perhitungan biaya pernikahan meskipun tidak terlalu besar tapi justru yang paling utama adalah mahar.

Khusus untuk biaya mahar, sebaiknya berasal dari kantong sang calon suami sendiri karena mahar adalah pemberian khusus untuk menghalalkan sang pujaan hati. Sebaiknya ditanyakan dulu kepada calon istri apa maunya.

Secara umum, biaya pernikahan bisa diklasifikasikan dalam tiga bagian. Biaya yang pasti ada, biaya pilihan, dan biaya yang bisa dinihilkan.

Biaya yang pasti ada adalah konsumsi, dekorasi dan pelaminan, mahar, serta administrasi Kantor Urusan Agama (KUA).

Biaya pilihan, seperti sewa gedung, sewa alat hiburan, sewa transportasi, sewa fotografi, dan akomodasi.

Sedangkan biaya yang ketiga kadang dibayar tunai, tapi kadang juga bisa dinihilkan atau digratiskan karena menggunakan jasa teman atau saudara seperti MC, khotbah nikah, dan hiburan.

Pada dasarnya, Gozali menuturkan tujuan diadakannya resepsi pernikahan adalah sebagai sarana memperkenalkan para pengantin dan sebagai wujud syukur atas terselenggaranya pernikahan.

“Selama niat ini dijaga, insya Allah biaya akan menjadi mudah karena menikah adalah salah satu sebab dibukanya pintu rezeki,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here