Tips Dalam Membuat Kartu Undangan

contoh undangan pernikahan 2
contoh undangan pernikahan 2

Peranan kartu undangan dalam sebuah pernikahan turut memegang peranan yang penting. Dengan kartu undangan yang menarik, para undangan akan berminat untuk menghadiri acara pernikahan tersebut. Tidak salah jika dikatakan kalau kartu undangan mencerminkan pesta pernikahan tersebut. Bagi Anda yang ingin melangsungkan pesta pernikahan, pastikan Anda sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat, termasuk dalam hal ini membuat kartu undangan yang akan dikirim kepada para undangan.

Kartu undangan dibuat untuk menyampaikan informasi secara jelas tentang siapa yang menikah, kapan hari pernikahan, serta di mana lokasi pernikahan. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan Onikah sebutkan beberapa tips dalam memilih kartu undangan yang cocok dengan kebutuhan pernikahan Anda:

1. Desain Dalam Membuat kartu undangan

Pada tips pertama ini yang perlu dilakukan adalah calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebanyak mungkin. Kalau perlu, tiru contoh undangan pernikahan  yang pernah Anda terima, atau mengunjungi percetakan atau tempat pembuat kartu undangan.

BACA JUGA  Keuntungan Sebar Undangan Pernikahan Lewat Online

2. Desain ulang

Setelah sampai di rumah, contoh undangan pernikahan tadi didesain ulang sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan Anda. Agar hasilnya memuaskan, sebaiknya proses perburuan kartu undangan pernikahan dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan.

3. Konsultasikan hasil desain kartu pernikahan

Langkah selanjutnya yang perlu ditempuh adalah mengkonsultasikan desain hasil perubahan dari contoh undangan pernikahan dengan orangtua masing-masing.

Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Argumentasi dan perang mulut seringkali muncul untuk memastikan desain kartu undangan Anda sudah benar-benar cocok.

Anda perlu undangan? Souvenir? Cek di sini gudangnya....

4. Cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan Anda beserta keluarga

Sebaiknya cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan serta keluarga masing-masing agar nantinya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir kalau undangan tersebut salah alamat. Kalau perlu cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga, agar si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.

6. Cantumkan denah lokasi

Jangan lupa pula untuk mencantumkan peta atau denah lokasi pernikahan Anda, meskipun pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota.

BACA JUGA  Harga Undangan Pernikahan Murah dan Unik 2018 (Update)

7. Berkunjung ke pameran pernikahan bila perlu

Bila perlu, cobalah berkunjung ke pameran pernikahan. Booking segera jika ada kartu undangan yang sesuai dengan yang didiskusikan bersama pasangan dan keluarga, serta ada potongan harga atau bonus menarik dari vendor di pameran tersebut.

Jika Anda mendapatkan mendapat diskon 20% dari harga normal atau mendapat bonus suvenir sejumlah kartu undangan yang akan Anda buat, hal itu tentu memberikan keuntungan.

  1. Gunakan jenis huruf yang mudah dibaca pada kartu undangan

Untuk jenis huruf pada desain kartu undangan pernikahan, sebaiknya pilih jenis huruf yang tidak susah dibaca. Jangan gunakan huruf yang sepintas terlihat indah namun sulit dibaca. Huruf yang simple namun bersih tentu akan membuat tamu tidak kesulitan saat membaca nama calon pengantin, alamat tempat pernikahan, waktu pernikahan dan yang lainnya.

9. Lakukan pengecekan ulang

Pada saat membuat kartu undangan yang akan dicetak, periksa kembali desain kartu undangan, apakah semuanya sudah benar penulisan hurufnya. Hal-hal yang harus dicek seperti nama mempelai dan gelar, nama orang tua dan gelar, waktu dan tanggal hari pernikahan, alamat gedung atau rumah dan tempat akad nikah, alamat rumah keluarga, serta gambar peta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here